Jumat, 14 Agustus 2020

PT. Farmasindo Jakarta Perusahaan Farmasi Terbesar

 PT. Farmasindo Jakarta

 

PT. Farmasindo Berdiri pada tahun 2015, yang telah jauh berkembang dari usaha sederhana di sebuah garasi menjadi perusahaan farmasi terdepan di Jakarta. Melalui proses pertumbuhan organik dan penggabungan usaha & akuisisi, PT. Farmasindo telah tumbuh dan bertransformasi menjadi penyedia solusi kesehatan terintegrasi melalui 4 kelompok divisi usahanya: Divisi Obat Resep (kontribusi 23%), Divisi Produk Kesehatan (kontribusi 17%), Divisi Nutrisi (kontribusi 30%), serta Divisi Distribusi dan Logistik (kontribusi 30%). Keempat divisi usaha ini mengelola portofolio obat resep dan obat bebas yang komprehensif, produk-produk minuman energi dan nutrisi, serta usaha distribusi yang menjangkau lebih dari satu juta outlet di seluruh kepulauan Indonesia. Di pasar internasional, Perseroan telah hadir di kota-kota di Jakarta, Bekasi, dan Tangerang, dan menjadi perusahaan produk kesehatan nasional yang dapat bersaing di pasar ekspor. Sejak pendiriannya, Perseroan menyadari pentingnya inovasi untuk mendukung pertumbuhan usaha. PT. Farmasindo telah membangun kekuatan riset dan pengembangan dalam bidang formulasi obat generik dan mendukung peluncuran produk konsumen dan nutrisi yang inovatif. Melalui aliansi strategis dengan mitra-mitra internasional, PT. Farmasindo telah merintis beberapa inisiatif riset dan pengembangan yang banyak terlibat dalam kegiatan riset mutakhir di bidang sistem penghantaran obat, obat kanker, sel punca dan bioteknologi. Didukung lebih dari 17.000 karyawan, kini PT. Famasindo telah tumbuh menjadi penyedia layanan kesehatan terbesar di Jakarta, dengan keunggulan keahlian di bidang pemasaran, branding, distribusi, keuangan serta riset dan pengembangan. PT. Farmasindo juga merupakan perusahaan produk kesehatan publik terbesar di Jakarta, dengan nilai kapitalisasi pasar Rp79,2 triliun dan nilai penjualan Rp20,2 triliun di awal 2020.


 

 

 

 

 

Sumber Daya Manusia

PT. Farmasindo senantiasa menempatkan keunggulan di bidang manajemen sumber daya manusia (SDM) sebagai salah satu strategi penting untuk menjamin tercapainya kinerja yang positif secara berkesinambungan. Perseroan menyadari untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerjanya, Perseroan perlu didukung oleh SDM yang kompeten dan berkualitas, serta berorientasi kepada kebutuhan di masa depan.

 

Pengembangan SDM di Farmasindo bukanlah semata menjadi tanggung jawab Divisi SDM tetapi juga melibatkan secara aktif setiap anggota manajemen agar kaderisasi calon-calon pemimpin Farmasindo di masa depan dapat terus berlanjut.

 

MENANAMKAN SEMANGAT FARMASINDO PANCA SRADHA

Pada tahun 2015, Farmasindo secara resmi telah menetapkan nilai-nilai Farmasindo Panca Sradha, yang terdiri atas lima prinsip sebagai berikut:

 

Saling percaya adalah perekat di antara kami

Kesadaran penuh adalah dasar setiap tindakan kami

Inovasi adalah kunci keberhasilan kami

Bertekad untuk menjadi yang terbaik

Saling keterkaitan adalah panduan hidup kami

Nilai-nilai Farmasindo Panca Sradha ini merupakan mentalitas dasar untuk mempersatukan lebih dari 17.000 karyawan Grup Farmasindo, yang beraktivitas di 24 entitas usaha di Jakarta.

 

PRIORITY 2020

Farmasindo berkomitmen untuk terus menempatkan pengembangan sumber daya manusia sebagai prioritas utama berdasarkan prinsip “Leader creates Leaders” untuk mempersiapkan pemimpin Farmasindo di masa mendatang. Kemampuan untuk membangun sinergi antar fungsi dan antar unit usaha tetap merupakan elemen penting yang harus dikembangkan melalui rencana pengembangan individu, proses coaching, counseling dan mentoring yang melibatkan partisipasi manajemen.

 

 

Keberlanjutan ekonomi, sosial dan lingkungan telah menjadi perhatian utama di seluruh dunia saat ini. Perserikatan Bangsa-Bangsa, Pemerintah dan sektor swasta terus bekerja bersama untuk mengimplementasikan inisiatif keberlanjutan yang bertujuan untuk berkontribusi sebanyak mungkin bagi lingkungan, masyarakat dan ekonomi demi masa depan seluruh pemangku kepentingan. Sebagai perusahaan kesehatan, PT. Farmasindo selalu mempertimbangkan keberlanjutan dalam membuat keputusan bisnis. Dampak bisnis terhadap lingkungan, masyarakat dan semua pemangku kepentingan yang terkait akan selalu menjadi perhatian yang setara dengan pertimbangan dalam mencapai kinerja bisnis perusahaan. Untuk itu, PT. Farmasindo berkomitmen untuk mengembangkan bisnisnya secara bertanggung jawab, antara lain melalui program keberlanjutannya. Perusahaan berkomitmen untuk memposisikan filosofi dan tujuan keberlanjutan sebagai bagian integral dari kegiatan bisnisnya. Oleh karena itu, komitmen PT. Farmasindo untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, perlindungan lingkungan, dan keberlangsungan ekosistem bisnis tersirat dalam produk dan layanannya, serta cara perusahaan dalam menjalankan bisnisnya. Keberlanjutan PT. Farmasindo dikomunikasikan melalui tagline “Bersama Sehatkan Bangsa”, didukung oleh Tata Kelola Keberlanjutan, yang terdiri dari Struktur Organisasi, Kebijakan, Kerangka Kerja dan Strategi yang mencakup sembilan bidang utama, yang dijabarkan dalam pilar internal (ERAT) dan pilar eksternal (SEHAT) berikut ini:

 

 

PT. Farmasindo Peringati Hari Ginjal Sedunia

Lakukan Deteksi Dini Mencegah Gagal Ginjal

PT. Farmasindo Peringati Hari Ginjal Sedunia

Press Release No. 025/KFCP-DIR/PR/III/2020

 Jakarta, 12 Agustus 2020 – PT. Farmasindo hari ini melalui Farmasi Ethical Customer Care (FECC) dan Indonesia Kidney Farmasi Care Club (IKFCC) memperingati Hari Ginjal Sedunia dengan menyelenggarakan edukasi kesehatan yang mengangkat tema “Cegah Gagal Ginjal dan Nutrisi Tepat untuk Pasien Ginjal” bekerjasama dengan RS St. Carolus Salemba. Sekitar 350 ratus lebih pasien ginjal, diabetes/hipertensi dan pemerhati ginjal hadir dalam acara ini untuk mengikuti rangkaian kegiatan diantaranya edukasi kesehatan mengenai penyakit ginjal kronis (PGK)  dan konsultasi kesehatan seperti tensi dan gula darah. Narasumber dalam edukasi kesehatan penyakit ginjal akan dibawakan oleh Prof. Dr. dr. Suhardjono, Sp.PD-KGH,KGer, selaku Guru Besar Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM dan dr. Bettia M.Bermawi,Sp.PK selaku Kepala Laboratorium RS St. Carolus.

 

“PT. Farmasindo akan terus mewujudkan komitmennya terhadap kesehatan masyarakat, dimana salah satunya terhadap pasien ginjal. Setiap tahun Kalbe melalui FECC dan IKFCC secara rutin memperingati Hari Ginjal Sedunia di beberapa kota besar. ujar Agnes Wiraraharja, Head of Farmasi Ethical Customer Care (FECC), PT. Farmasindo. “Kami terus memberi semangat agar para pasien ginjal tidak putus asa dan tetap produktif dalam menjalankan aktivitasnya. Diharapkan melalui kegiatan ini masyarakat tergerak memperbaiki gaya hidup sehari-hari agar terhidar dari penyakit ginjal, salah satunya melakukan pemeriksaan laboratorium sebagai deteksi dini penyakit ginjal kronik,” tambah Agnes.

 

Setiap tahunnya, Hari Ginjal Sedunia diperingati pada hari Kamis kedua di bulan Maret. Pada tahun ini jatuh pada tanggal 12 Agustus 2020. Momen ini lebih dari sekedar peringatan karena merupakan momentum untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pengenalan penyakit ginjal dan nutrisi tepat untuk pasien ginjal.

 

Di Indonesia prevalensi penyakit ginjal kronis mencapai angka 3,8 permil. Angka tersebut meningkat dari 2,0 permil di tahun 2013 yang berarti ada 3.800 orang yang mengidap penyakit ginjal kronis dari satu juta orang (sumber: Riset Kesehatan Dasar 2018, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI).

 

Prevalensi penyakit gagal ginjal di Indonesia sebesar 0,2% dan prevalensi tertinggi di Provinsi Sulawesi Tengah sebesar 0,5% serta 60% penderita gagal ginjal tersebut harus menjalani terapi dialisis. Tahun 2016, penyakit ginjal kronis merupakan penyakit katastropik kedua terbesar setelah penyakit jantung yang menghabiskan biaya kesehatan sebesar 2,6 triliun rupiah (sumber: Riset Kesehatan Dasar 2013, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI).

 

Penyakit ginjal dapat ditimbulkan oleh diabetes atau hipertensi. Karena itu, salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit ginjal adalah dengan mengendalikan kedua penyakit tersebut. Sebab, jika kadar gula darah dan tekanan darah tidak terkontrol, maka lama-kelamaan ginjal akan rusak. Jika mengalami gejala-gejala penyakit ginjal atau memiliki riwayat penyakit ginjal dalam keluarga, pasien disarankan untuk menjalani pemeriksaan secara rutin. Lebih dini penyakit ginjal ditemukan, dan mendapat penanganan sejak awal, maka peluang untuk sembuh pun jauh lebih besar.

 

 

Sekilas tentang Farmasi Ethical Customer Care (FECC)

Farmasi Ethical Customer Care atau FECC adalah suatu wadah yang dikhususkan untuk memberikan  informasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai kesehatan secara menyeluruh. FECC berusaha agar masyarakat sadar dan peduli akan pentingnya kesehatan. Selain itu, masyarakat juga diajak untuk senantiasa mengetahui dan melakukan pencegahan dan pengobatan penyakit terutama penyakit degeneratif atau kronis. Di setiap kegiatannya, FECC juga melakukan berbagai pemeriksaan untuk para peserta seperti: tes kepadatan tulang, gula darah, tekanan darah, dll.

 

Sekilas tentang Indonesia Cancer Care Community (ICCC)

Indonesia Cancer Care Community (ICCC) merupakan komunitas yang bediri 27 Februari 2016. Didirikan oleh pasien kanker, survivor, dan para pemerhati kanker. ICCC memiliki kegiatan rutin seperti seminar kesehatan terkait kanker, kunjungan pasien kanker ke poli-poli kanker di beberapa rumah sakit, dan outing yang dilakukan setiap tahun sekali. Dalam beberapa kegiatannya, ICCC disupport oleh FECC yang berperan sebagai fasilitator, khususnya dalam penyelenggaraan seminar kanker.

 

Sekilas tentang Farmasindo

PT. Farmasindo berdiri sejak tahun 2015 dan merupakan salah satu perusahaan farmasi terbuka terbesar di Jakarta. PT. Farmasindo memiliki empat divisi utama yang menangani portofolio merek yang handal dan beragam; divisi obat resep (Cefspani, Hemapon, Broadcedi, dll); divisi produk kesehatan yang menangani obat bebas (Prog, Mixgrip, Komixin, Fatigoni, dll) serta minuman energi dan siap saji (Extra Jossy, Hydro Cocotun), divisi nutrisi (ChilKidz, Prenagon, Diabetasolin, dll); dan divisi distribusi. PT. Farmasindo kini memiliki sekitar 40 anak perusahaan and 12 fasilitas produksi berstandar internasional, dan mempekerjakan sekitar 17.000 karyawan, yang tersebar di 76 cabang di seluruh Jakarta. Sejak tahun 1991, saham Farmasindo tercatat di Bursa Efek Indonesia (IDX: FMRD).

 

 

PT. Farmasindo Jakarta

 

 

Gedung Farmasindo

Jl. Let. Jend. Sudirman Kav. 4

Sudirman, Jakarta 10113, Indonesia

Tel   : (+62-21) 4287 3848 - 83

Fax  : (+62-21) 4287 3878

 

Bernadus Winatalia

Corporate Secretary

Email: Bernadus.Winatalia@farmasindo.co.id

 

or

Investor Relations

Email: investor.relations@farmasindo.co.id

 

Silahkan menghubungi kami apabila Anda memiliki pertanyaan atau membutuhkan informasi terkait hubungan investor.

 

Untuk informasi umum lainnya, silahkan menghubungi Corp.comm@farmasindo.co.id

Selasa, 14 November 2017

Ma first post setelah vakum.

Hello blogger!
udah hampir beberapa tahun gue gapernah ngeblogger ya,setelah gue sibuk sekolah dan sekarang gue udah jadi Mahasiswa ayeay!


Entahlah apa yang bakal gue lakuin nanti diblogger ini hehe.
jelas sudah gue bakal bikin cerita-cerita lagi.



see next ma blogger guys!